Friday, April 17, 2009

Kiai Yang Tidak Biasa (Luar biasa)



K.H.DR.Nuril Arifin, MBA (Gus Nuril) Pengasuh Ponpes Soko Tunggal Semarang, bersama Frans Donald pada suatu kesempatan seusai acara dialog kerukunan umat beragama di Jawa Tengah.

Di waktu itu Gus Nuril - Sang Panglima Barisan Berani Mati - kala itu di tengah-tengah wejangannya yang penuh inspirasi sempat mengatakan dengan tegas di depan banyak orang Islam dan Kristen bahwa Allah umat Islam adalah sama dengan Allah umat Nasrani yaitu Yahweh, Yehovah! Allahu Akbar!*
Pernyataan ‘langka’ Sang Kiai di depan umum tersebut kiranya menjadi inspirasi mutiara yang indah bagi segenap umat Islam dan Kristen di Indonesia agar senantiasa bergandengan tangan dengan erat dan berhikmat menyongsong KIAMAT yang semakin dekat! Allahu Akbar, HaleluYah...!
*Suatu pandangan yang sangat sesuai Al Qur’an (QS. 29:46)

11 komentar:

Yesus Bukan Allah Sejati ! said...

Salam bung Frans!
Wah, ... kalau banyak kiai yang sampai berani seperti Gus Nuril, dahsyat...!

CosmicBoy said...

Konspirasi apa lagi ini?

Emangnya Kristen tidak bisa bersahabat dengan Islam?

Ato, sebaliknya, emangnya Islam tidak bisa bersahabat dengan Kristen?

Selama ini bermusuhan ya?

Harus Tauhid baru bisa diperdamaikan ya?

Lalu gimana yang bukan agama Tauhid? Katakanlah Kristen Tri-Tunggal (Tiga-Satu Ketauhidan), ato Hindu ato Buddha ato yang laen2.

Aneh ya loe, ada syarat harus tauhid baru bisa ada perdamaikan!

Aneh.

Salam.

GK said...

apakah kerukunan harus dengan syarat "persamaan" ? tidakkah bisa rukun dengan perbedaan?

Benarkah orang Islam (juga Quran) mengakui bahwa Tuhan-nya adalah YHWH?

Bisakah/Beranikah mereka bersyahadat, "Tiada Tuhan selain Yahweh"?

yanno said...

hallo bung Cosmic Boy , sy menanggapi persefsi damai dlm tauhid maksudnya adalah berdamai dlm persefsi dan dlm pola pikir , kalaupun tdk berdamai artinya bukan bermusuhan secara fisik akn tetapi tdk bs berdamai secara aqidah , hal tsb hrs kta pisahkan dgn urusan diluar aqidah , umpamanya sy berpendapat bhw tauhid itu tdk sama dgn ketauhidan , satu dgn kesatuan , tunggal dgn manunggal , sedangkan menurut anda tdklah demikian , contoh Esa itu satu artinya tdk berbilang sedangkan tiga dlm satu itu jamak artinya satu kesatuan yg terdiri dari 1+2 atau 1+1+1 = 3 sedangkan satu tdk terdiri dari 0+0 = 0 , kalau kita hitung secara matematis model Arab ( bukan angka romawi ) angka mulai dari 0123456789 , satu angka kosong dan satu lagi berdiri sendiri , jika anda mau menghitung jumlah maka anda tdk akan terlepas dari rumus aljabar dan allogaritma ( matematis ), nah utk hal-hal yg bersifat jamak bagi tuhan mungkin anda akan berdamai dgn agama pagan,hindu,buddha dll , sebagaimana Dewa Zeus turun kebumi menjelma menjadi Hercules atau Dewa Wisnu menjelma menjadi prabu Arjuna dibumi , tapi utk agama Ibrahimik dgn anak keturunannya hanya menyembah satu / Esa Tuhan Allah yg benar dan tdk menyembah allah/tuhan yg lain karena kata Al kitab kalau kau mendua maka kau akan cenderung pada salah satu ok SBU bung CosmicBoy......

yanno said...

hallo bung Cosmic Boy , sy menanggapi persefsi damai dlm tauhid maksudnya adalah berdamai dlm persefsi dan dlm pola pikir , kalaupun tdk berdamai artinya bukan bermusuhan secara fisik akn tetapi tdk bs berdamai secara aqidah , hal tsb hrs kta pisahkan dgn urusan diluar aqidah , umpamanya sy berpendapat bhw tauhid itu tdk sama dgn ketauhidan , satu dgn kesatuan , tunggal dgn manunggal , sedangkan menurut anda tdklah demikian , contoh Esa itu satu artinya tdk berbilang sedangkan tiga dlm satu itu jamak artinya satu kesatuan yg terdiri dari 1+2 atau 1+1+1 = 3 sedangkan satu tdk terdiri dari 0+0 = 0 , kalau kita hitung secara matematis model Arab ( bukan angka romawi ) angka mulai dari 0123456789 , satu angka kosong dan satu lagi berdiri sendiri , jika anda mau menghitung jumlah maka anda tdk akan terlepas dari rumus aljabar dan allogaritma ( matematis ), nah utk hal-hal yg bersifat jamak bagi tuhan mungkin anda akan berdamai dgn agama pagan,hindu,buddha dll , sebagaimana Dewa Zeus turun kebumi menjelma menjadi Hercules atau Dewa Wisnu menjelma menjadi prabu Arjuna dibumi , tapi utk agama Ibrahimik dgn anak keturunannya hanya menyembah satu / Esa Tuhan Allah yg benar dan tdk menyembah allah/tuhan yg lain karena kata Al kitab kalau kau mendua maka kau akan cenderung pada salah satu ok SBU bung CosmicBoy......

CosmicBoy said...

@ yanno,

Zeus & Wisnu, itu semua pada tau adalah dongeng. Ngerti?

Bedanya dengan Yesus.

CosmicBoy said...

@ yanto,

Kalian

Esa ==> dari matematika/nalar ==> angka (1)

Kristen

Esa ==> pernyataan Allah lewat umat-Nya (PL & PB) ==> penghayatan.

Tinggal baca.

yanno said...

KUNCI DARI KITAB YOHANES itu ada pd 3 ayt inti yg berkata ttg status dan peranan Yesus al : Yoh 14 : 24 --->Allah = berfirman = berucap/berkata ---->disampaikan Roh kudus--> kpd Yesus yg diangkat sbg utusan utk sampaikan kpd ummat ( rasul )--> Firman Allah keluar dari mulut Yesus --dicatat/diingat ( Injil/Al kitab )oleh para murid utk disampaikan pd 12 suku bangsa Israel ---Firman berisikan = petunjuk+perintah+larangan utk pedoman hidup bagi ummatnya---->secara tehknis ,pelaksanaannya dilakukan /dikerjakan oleh Yesus ---> sesuai Yoh 14 : 12 = sunnah/contoh perbuatan ( firman yg hidup/aktif ) hrs diikuti oleh ummatnya----> sesuai peranan Yesus selaku jalan = Yoh 14 : 6 --> sarana utk mencapai tujuan ( Allah ) = jalan dilengkapi dgn rambu-rambu ( petunjuk,larangan/perbodent )agr tdk tersesat ditengah jalan dan jalan itu = Injil/ Al kitab yg di aktifkan ( hidup ) oleh Yesus dgn sunnahnya , ada 3 kemungkinan org dpt tersesat ditengah jalan ( tdk samapai TUJUAN ) yg pertama = org yg berjalan tdk mengikuti rambu-rambu yg sdh di pasang di kiri kanan jalan ---atau ada org yg sengaja merubah rambu-rambu jalan --sehingga org yg patuh mengikuti rambu-rambu tsb jd tersesat juga ditengah jalan --atau dapat juga akibat org yg berhenti ditengah jalan dan tdk melanjutkan perjalanan sehingga tdk sampai pd TUJUAN ..kosongkan dulu pikiran mu dari dogma-dogma kemudian cermati baik-baik ayt-ayt Yoh tsb secara rasional agr kamu dpt memperoleh pelajaran yg benar dari Al kitab , hilangkan dulu perasangka buruk/negatif tinking resapi dan hayati penafsiran ini dgn pergunakan akal secara rasional , sebab sesungguhnya iman itu timbul dan berasal dari akal yg tlh diberikan oleh Tuhan kpd manusia utk dipergunakan spy kita dpt membedakan mana yg benar dan mana yg salah .. selamat berpikir.

yanno said...

KUNCI DARI KITAB YOHANES itu ada pd 3 ayt inti yg berkata ttg status dan peranan Yesus al : Yoh 14 : 24 --->Allah = berfirman = berucap/berkata ---->disampaikan Roh kudus--> kpd Yesus yg diangkat sbg utusan utk sampaikan kpd ummat ( rasul )--> Firman Allah keluar dari mulut Yesus --dicatat/diingat ( Injil/Al kitab )oleh para murid utk disampaikan pd 12 suku bangsa Israel ---Firman berisikan = petunjuk+perintah+larangan utk pedoman hidup bagi ummatnya---->secara tehknis ,pelaksanaannya dilakukan /dikerjakan oleh Yesus ---> sesuai Yoh 14 : 12 = sunnah/contoh perbuatan ( firman yg hidup/aktif ) hrs diikuti oleh ummatnya----> sesuai peranan Yesus selaku jalan = Yoh 14 : 6 --> sarana utk mencapai tujuan ( Allah ) = jalan dilengkapi dgn rambu-rambu ( petunjuk,larangan/perbodent )agr tdk tersesat ditengah jalan dan jalan itu = Injil/ Al kitab yg di aktifkan ( hidup ) oleh Yesus dgn sunnahnya , ada 3 kemungkinan org dpt tersesat ditengah jalan ( tdk samapai TUJUAN ) yg pertama = org yg berjalan tdk mengikuti rambu-rambu yg sdh di pasang di kiri kanan jalan ---atau ada org yg sengaja merubah rambu-rambu jalan --sehingga org yg patuh mengikuti rambu-rambu tsb jd tersesat juga ditengah jalan --atau dapat juga akibat org yg berhenti ditengah jalan dan tdk melanjutkan perjalanan sehingga tdk sampai pd TUJUAN ..kosongkan dulu pikiran mu dari dogma-dogma kemudian cermati baik-baik ayt-ayt Yoh tsb secara rasional agr kamu dpt memperoleh pelajaran yg benar dari Al kitab , hilangkan dulu perasangka buruk/negatif tinking resapi dan hayati penafsiran ini dgn pergunakan akal secara rasional , sebab sesungguhnya iman itu timbul dan berasal dari akal yg tlh diberikan oleh Tuhan kpd manusia utk dipergunakan spy kita dpt membedakan mana yg benar dan mana yg salah .. selamat berpikir.

Yahshua said...

Buat GK.
"Damai" yang dimaksud jelas pada tataran intelektual dan iman, BUKAN DAMAI FISIK! (kalau bicara soal damai fisik, manusia beriman dengan kucing tak beriman-akal pun bisa damai ...).
Faktanya jelas sering sekali umat Islam -Kristen berdebat (tidak damai) karena prasangka perbedaan Allah. Nah, tapi kalau dipahami oleh kedua umat bahwa Allah dan Yahweh itu satu (hanya beda sebutan dan bahasa) maka secara iman /intelektual Islam-Kristen 'wajib' bergandengan tangan dalam iman!
Masalahnya khan banyak sekali di sekitar kita kiai-kiai dan ustadz-ustadz (juga pendeta2)yang sering berkata bahwa Allahnya Islam dan Kristen itu beda, nah itulah yang saya maksud dengan hebatnya (bedanya) Gus Nuril dengan kiai-kiai/ustadz-ustadz kebanyakkan.
Salam ...

alex said...

Dalam kitab Yesaya 44:6 tertulis Beginilah firman TUHAN ,Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam.
"Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian;tidak ada ALLAH selain dari pada-KU.

Bandingkan dengan ucapan Yesus pada kitab Wahyu 22:13 Aku adalah Alfa dan Omega,Yang Pertama dan Yang Terkemudian,Yang Awal dan Yang Akhir.

Bukankah itu merupakan Deklarasi yang gamblang siapakah YESUS sebenarnya?? Kalau ALFA dan OMEGA hanyalah nama pinjaman /Gelar pinjaman dari ALLAH seperti argumentasi anda , itu sangat tidak logis dan lucu sekali.. karena disitu ditegaskan makna Alfa dan Omega Yang Awal dan Yang Akhir. Bahwa Yesus kekal adanya.bukan ciptaan seperti omongan anda dan Ellen Kristi tersebut. Contoh misalnya Chris Jhon memberikan saya sabuk gelar Juaranya kemudian saya lilitkan dipinggang saya. Kemudian saya tampil didepan wartawan dan mendeklarasikan bahwa saya adalah sang Juara..padahal hanya diberi sabuk sang Juara..apakah itu bukan dagelan...??? Kalau kita manusia bisa di cap dagelan . Masa ALLAH kita mau bikin dagelan macam begitu???? satu pesan saya kepada anda berdua sebelum terlambat BERTOBATLAH mumpung masih ada waktu